Angin malam menghampiriku.
Menawari dengan tulus.
“Adakah salam yang ingin kau sampaikan tuk sang Bidadari ?”, tanyanya.
“Ya, sampaikanlah kalau aku sekarang sedang menunggu kabarnya.”, jawabku.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Ini kisaH tentanG CinTa, unTuk DIA, datanG daRi iNsan haTi yanG teRluKa. DIA yanG diCinTa, DIA yanG menGajaRiKu tenTanG CinTa. LaksaNa hujaN yanG menGguyur BuMi naN taNduS. DIA daTanG memBeRi keSejukaN dan PerGi meninGGalkan beKas-beKas. PeRcaya atau tidaK...sunGGuh!!! DIA-lah "ViRus" CinTa dihidupku. UntuK mereka, para pecinta,KupersembaHkan seMua ceRitaKu ini.
Silakan isi buku tamu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar