Aku memang larut dalam bening matamu,
Yang menyisakan risau-risaumu.
Ku balikkan tubuhku ketika kuhirup sosokmu.
Apa yang kutemukan lagi dirimba bening matamu
Menggugah rinduku akan hadirmu dalam pelukku.
Memang ada yang menganga ketika jarak matamu tak henti-hentinya
mengintaiku dari balik waktumu.
Selamat tidur wahai Bidadari surga
Mimpi indah….
Kamis, 08 November 2007
Puisi 18
Diposting oleh Rifki di 21.53
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar